Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari, 2012


Tahukah Engkau apakah Hak Allah Swt atas hamba-NYA, dan apakah hak hamba atas Allah Swt? Selanjutnya Nabi Muhammad Saw bersabda, “Hak Allah Swt yang harus ditunaikan hamba-NYA adalah mereka menyembah-NYA dan tidak menyekutukan-NYA dengan sesuatu apapun, sedangkan hak hamba atas Allah Swt adalah Allah tidak akan menyiksa orang yang tidak berbuat syirik sedikitpun ( H.R Bukhari). Hak agung ini bisa dinamakan dengan Tauhid.

Tauhid ada dua jenis, yakni Tauhid Rububiyah dan Tauhid Uluhiyah.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »


Burung umumnya tidak dianggap hewan cerdas, sampai-sampai seseorang untuk merendahkan orang lain menyebutnya dengan “Otak Burung”. Tetapi suatu hari, saya (Sahar El-Nadi) membaca sebuah ayat dari Quran yang melibatkan burung mengajar manusia awal sebuah praktek yang penting, yang membuat saya berhenti dan berpikir tentang makna dari ayat dan kualitas dari burung tertentu, membawa saya ke pengalaman belajar yang menarik. Berikut adalah ayat yang merupakan bagian dari kisah anak-anak Adam, Habil dan Qabil.

“Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia orang-orang yang merugi. Kemudian Allah menyuruh seekor gagak menggali-gali bumi untuk memperlihatkan kepadanya
Terbitkan Entri
(Qabil) bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil:’Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?’ Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal.” (Al Maidah : 30-31)
(lebih…)

Read Full Post »


Assalamu’alaikum wr. wb
Semoga Allah selalu memberikan Rahmat-NYA kepada kita semua, dan kita menanti syafa’at Nabi Muhammad saw kelak di akhirat yang dengan Rahmat Allah pemilik syafa’at memberi ridho Nya kepada Nabi Muhammad Saw untuk memberi syafa’at kepada ummatnya. Beriman kepada hal Ghaib merupakan hal yang semu, namun itu ada dan suatu keharusan bagi setiap muslim. Keimanan tidak bisa kita lihat, tidak bisa kita raba, maupun dengan alat indera yang lain, sehingga kita tidak dapat mengukur keimanan seseorang, karena sifatnya yang Ghaib, dan hanya Allah SWT yang tahu tingkat keimanan hamba-hamba NYA.

Percaya akan hal yang ghaib adalah suatu keharusan bagi seorang MUSLIM, karena tanpa kita mempercayai hal yang ghaib, keimanan kita tidaklah sempurna. dan telah disebutkan dalam surah al-baqarah ayat 3, yang berbunyi: “(yaitu) mereka yang beriman kepada hal yang ghaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” Dari ayat tersebut jelas bahwa beriman kepada hal yang ghaib disebutkan terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat, karena shalat adalah cara kita berkomunikasi dengan Allah dan kita langsung berhadapan dengan allah. Allah tidak bisa kita lihat, tidak bisa kita raba, sehingga sangat lah tidak logis bila orang yang melakukan shalat tidak mempercayai hal yang ghaib. Dapat disimpulkan bahwa, tidak mempercayai hal yang ghaib sama hal nya tidak mempercayai keberadaan Allah swt di arsy.

(lebih…)

Read Full Post »